Berapa Total Biaya Yang Dibutuhkan Untuk Melakukan Balik Nama Sertifikat Tanah?

  • Bagikan

Berapa Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah 1

Panduan Langkah Demi Langkah: Berapa Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah

Berikut adalah panduan langkah demi langkah tentang berapa biaya yang harus dikeluarkan saat melakukan balik nama sertifikat tanah.

Langkah 1: Periksa status kepemilikan sertifikat tanah

Sebelum melakukan balik nama sertifikat tanah, pastikan bahwa sertifikat tanah tersebut sudah berada di bawah kepemilikan Anda. Jika belum, maka Anda harus melakukan pembelian atau transfer kepemilikan terlebih dahulu.

Langkah 2: Persiapkan dokumen yang diperlukan

Dokumen yang diperlukan untuk melakukan balik nama sertifikat tanah antara lain:

– Sertifikat tanah asli
– Fotokopi KTP pemilik sertifikat tanah yang lama dan baru
– Surat Kuasa khusus, apabila melakukan balik nama atas nama orang lain
– Bukti pembayaran Pajak Penghasilan (PPh) atas transaksi balik nama sertifikat tanah
– Biaya balik nama sertifikat tanah

Pastikan bahwa dokumen-dokumen tersebut sudah lengkap dan tidak ada yang kurang. Jika diperlukan, Anda bisa meminta bantuan dari notaris atau pengacara untuk membantu menyiapkan dokumen-dokumen tersebut.

Langkah 3: Hitung biaya balik nama sertifikat tanah

Biaya balik nama sertifikat tanah terdiri dari beberapa komponen, antara lain:

– Biaya pengurusan balik nama sertifikat tanah di Kantor Pertanahan atau Badan Pertanahan Nasional (BPN)
– PPN (Pajak Pertambahan Nilai) sebesar 2,5% dari harga jual sertifikat tanah
– BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) sebesar 5% dari harga jual sertifikat tanah
– Biaya notaris, misalnya biaya pembuatan surat kuasa khusus atau biaya pengurusan SKGR (Surat Keterangan Hak Guna Bangunan Rumah)

Untuk biaya pengurusan balik nama sertifikat tanah di Kantor Pertanahan atau BPN, biayanya bisa berbeda-beda tergantung dari wilayah atau daerah. Namun, rata-rata biayanya berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 2 juta.

Baca Juga  Melihat Rincian Biaya Pendaftaran Sekolah Menengah Atas Pangudi Luhur Bekasi: Investasi Pendidikan Berkualitas Di Masa Depan!

Sedangkan untuk PPN dan BPHTB, hitungannya adalah sebagai berikut:

– PPN = (Harga jual sertifikat tanah x 2,5%) – (Harga jual sertifikat tanah x 2,5% x 10%)
– BPHTB = (Harga jual sertifikat tanah x 5%) – Nilai NJOP (Nilai Jual Objek Pajak)

NJOP sendiri adalah nilai jual objek pajak yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah setiap tahunnya. Nilainya bisa berbeda-beda tergantung dari lokasi dan jenis tanah.

Langkah 4: Lakukan pembayaran biaya balik nama sertifikat tanah

Setelah menghitung biaya balik nama sertifikat tanah, selanjutnya Anda harus melakukan pembayaran biaya tersebut. Pembayaran bisa dilakukan secara tunai di Kantor Pertanahan atau BPN, atau melalui transfer bank.

Pastikan bahwa Anda sudah membayar semua komponen biaya yang telah dihitung sebelumnya. Jangan lupa untuk menyimpan bukti pembayaran sebagai tanda bahwa biaya balik nama sertifikat tanah sudah dibayar.

Langkah 5: Lakukan proses balik nama sertifikat tanah

Setelah semua dokumen dan biaya sudah dipersiapkan dan dibayarkan, langkah selanjutnya adalah melakukan proses balik nama sertifikat tanah. Prosedurnya adalah sebagai berikut:

– Datang ke Kantor Pertanahan atau BPN dengan membawa semua dokumen yang diperlukan
– Serahkan dokumen kepada petugas yang bertugas di Kantor Pertanahan atau BPN
– Tunggu proses pemeriksaan dokumen yang dilakukan oleh petugas
– Jika semua dokumen dinyatakan lengkap dan sesuai, maka petugas akan memberikan surat keterangan balik nama sertifikat tanah
– Sertifikat tanah yang sudah berada di bawah kepemilikan Anda akan diterbitkan oleh Kantor Pertanahan atau BPN dalam waktu beberapa hari

Kesimpulan

Melakukan balik nama sertifikat tanah memerlukan beberapa biaya, antara lain biaya pengurusan balik nama sertifikat tanah di Kantor Pertanahan atau BPN, PPN, BPHTB, dan biaya notaris jika diperlukan. Total biaya balik nama sertifikat tanah bervariasi tergantung dari lokasi dan nilai jual sertifikat tanah yang akan dibalik namakan. Pastikan dokumen-dokumen yang diperlukan sudah lengkap dan biaya sudah dibayar sebelum melakukan proses balik nama sertifikat tanah di Kantor Pertanahan atau BPN.

Baca Juga  Biaya Operasi Kuku Cantengan: Solusi Kilat Untuk Mengatasi Rasa Sakit Dan Infeksi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *